Air Terjun Bayang Sani, Pemandian Noni Belanda nan Memesona

Avatar Of Teddy Chaniago
12. Air Terjun Bayang Sani | Buliran.com

Air Terjun Bayang Sani memiliki 7 tingkatan, namun hanya sampai tingkatan ketiga yang dapat dikunjungi, selebihnya membutuhkan waktu yang cukup lama dan jarang dikunjungi oleh para wisatawan.Umumnya, pengunjung hanya datang ke air terjun tingkat pertama sebab tidak membutuhkan waktu yang lama.

Kabarnya air terjun tingkat kedua terletak kira-kira 400 m di atas air terjun tingkat pertama dan memilik ketinggian sekitar 25 m. Sedangkan untuk tingkatan berikutnya belum ada datanya.Ternyata air terjun tingkat pertama ini memiliki sejarah yang menarik juga. Dulu pada masa penjajahan Belanda, air terjun ini kerap menjadi tempat mandi noni-noni dan mener-mener Belanda.

12. 1 Air Terjun | Buliran.com

Kawasan ini dulunya diberi nama Wellcome, karena disambut oleh keindahan alam yang menakjubkan dan merasa nyaman ketika mandi di sana. Masyarakat sekitar kemudian menyebut nama air terjun ini dari kata tersebut yang melesap dengan tutur lisan sehari-hari menjadi Walikum.

Ada juga yang menyebut air terjun ini hingga tahun 1980-an sebagai Sarasah Ikua Kudo atau Air Terjun Ekor Kuda karena bentuknya yang mirip ekor kuda.Kemudian tahun 1980-an nama air terjun ini berubah seiring perubahan nama daerah-daerah di Sumatra Barat, termasuk Sarasah Ikua Kudo.

Air terjun ini pun diberi nama Air Terjun Bayang Sani sesuai nama kawasannya.Setibanya di air terjun tingkat pertama ini, ingin rasanya melapaskan pakaian dan bermain air sebab aliran airnya begitu jernih dan deras sekali. Kami turun ke bawah dan melintasi aliran sungai dan bebatuan untuk menuju air terjunya agar lebih dekat lagi, butiran-butiran air yang melayang-layang di udara begitu terasa.

Baca Juga   Pesona Gunung Telomoyo, Berkendara dari Kaki Hingga Puncak