Hukum  

Geruduk Kejari Depok, LSM KAPOK Minta Persoalan BOS Dibuka

3. kasno.jpg | Buliran.com

, DEPOK – Besaran dan sistem pengelolaan Biaya Operasional (BOS) yang dianggap tak transparan dan terkesan ditutup-tutupi, memaksa mendatangi Kejaksaan Negeri Depok beberapa hari lalu.

selaku pentolan dari LSM KAPOK dalam orasinya menyebutkan, harusnya BOS tahun 2022 bisa diakses dengan lancar sehingga diketahui besaran anggarannya secara transparan.

“Saya melihat ada yang tidak jelas dalam mata BOS Kota Depok tahun ini, seharusnya ini tak perlu terjadi jika kita semua melaksanakan dan mematuhi UU no 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik,” katanya.

Dengan buramnya potret BOS Kota Depok tersebut, LSM KAPOK meminta kepada Kejaksaan Negeri Depok untuk mengurainya sehingga menjadi terang benderang. Dan tentunya ini diperlukan agar masyarakat tak terus bertanya-tanya.

Selain meminta agar keberadaan dana BOS tersebut menjadi benderang, Kasno juga berharap agar hal ini kedepannya tak lagi menjadi sebuah hal yang harus diperdebatkan. Sebab, dana BOS menurutnya menyangkut hajat hidup orang banyak untuk meningkatkan kualitas anak bangsa.

Secara khusus, Kasno menyebutkan, dalam UU No 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik, diantaranya mengatur tentang : (1) Setiap informasi publik bersifat terbuka dan dapat diakses oleh setiap pengguna informasi publik. (2) Informasi publik yang dikecualikan bersifat ketat dan terbatas. (3) Setiap informasi publik harus dapat diperoleh setiap pemohon informasi publik dengan cepat dan tepat waktu, biaya ringan dan cara sederhana.

“UU itu telah mengatur kalau masyarakat bisa mengakses informasi yang dibutuhkan secara cepat dan biaya murah. Nah. kenapa untuk persoalan BOS ini tak bisa? “katanya balik bertanya.

Baca Juga   Soal Harun Masiku, KPK Diminta Jujur

Kepada BuliranNews, Kasno menegaskan kalau pihaknya hanya ingin agar para pemangku kebijakan di BOS lebih transparan.

“Hanya itu yang kami mau, apalagi dana BOS tahun ini lebih besar dari tahun sebelumnya,” kata Kasno mengakhiri. (ted)