Objek Wisata Milik Bupati Solok Makan Korban, Pelajar Payakumbuh Tewas Meregang Nyawa

Avatar Of Teddy Chaniago
6.3 Chinangkiak | Buliran.com

BuliranNews, SOLOK – Entah pengawasan yang lemah atau memang ajal yang datang lebih cepat, duka ini harus dialami oleh Azam Akmal Jabrah (8). Pelajar Sekolah Dasar (SD) di Payakumbuh ini, tewas tenggelam di kolam renang Bukit Chinangkiak, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Sumatera Barat pada Sabtu (1/1) lalu.

Korban yang merupakan warga Kelurahan Tigo Koto di Baruah, Kota Payakumbuh, datang ke objek wisata milik Bupati Solok, Epyardi Asda itu datang bersama keluarganya dan sampai di objek wisata Bukik Chinangkiek sekitar pukul 15.00 WIB.

6. Cinangkiak | Buliran.com

Kasat Reskrim Polres Solok Kota, Iptu Evi Wansri saat dikonfirmasi menyebutkan, korban awalnya mandi-mandi di kolam renang anak-anak. Melihat di kolam renang dewasa ada wahana seluncuran, korban pun tertarik untuk mencobanya.

Lantas, kata Evi Wansri, korban minta izin ke keluarganya untuk mandi di kolam renang dewasa karena di kolam tersebut ada seluncurannya. Pihak keluarganya sempat melarang, namun korban nekat dan berlari ke arah kolam dewasa.

“Orang tua korban tak mengizinkan anaknya untuk berenang di sana (kolam renang dewasa-red) karena korban tak bisa berenang. Namun korban malah nekad pergi dan hilang di tengah keramaian pengunjung,” jelas mantan Kapolsek Pantai Cermin itu.

6.2 Chinangkiak | Buliran.com

Keluarga korban kata Evi, sempat mengejarnya, namun korban sudah tidak terlihat lagi karena kolam dalam kondisi ramai pengunjung.

Setelah melakukan pencarian sekitar 10 menit, korban ditemukan dalam keadaan pingsan di dalam kolam. Lalu, korban dibawa oleh pengelola waterboom ke puskesmas terdekat.

“Menurut keterangan keluarga, korban tidak bisa berenang dan meninggal. Keluarga menerima kejadian tersebut karena murni tenggelam,” jelas Evi.

Seorang petugas di objek wisata tersebut yang minta namanya tak disebut mengatakan, di area wisata tersebut telah ada pembagian kolam renang antara anak-anak dan dewasa. Tujuannya selain untuk keselamatan, pun memastikan antara anak-anak tak bercampur dengan orang dewasa di lokasi yang sama.

Baca Juga   91 Persen Instansi di Indonesia Terima Gratifikasi

“Kami selalu mengimbau agar semua pengunjung mematuhinya, namun satu dua tetap saja ada yang nekat masuk ke lokasi yang tak seharusnya,” jelas sumber tersebut.

6. Bus Wisata Terbalik Di Cinangkiak | Buliran.com
TErbalik -Salah Satu Musibah Kecelakaan Tunggal Saat Bus Pariwisata Terbalik Kala Menuju Kawasan Wisata Bukit Chinangkiak Beberapa Waktu Lalu.

Terkait korban Azam, pihak pengelola kata dia, begitu mengetahui kejadian langsung melarikan korban ke Puskesmas terdekat untuk melakukan pertolongan medis.

“Namun takdir berkehendak lain, korban akhirnya meninggal dunia,” jelasnya.

Ketua DPRD Kabupaten Solok, Dodi Hendra yang dikonfirmasi terpisah, menyayangkan terjadi peristiwa tersebut. Meskipun nyawa seseorang itu rahasia ilahi, namun tetap saja kita wajib menjaganya.

“Pertama sekali saya ucapkan belangsung kawa terhadap Ananda Azam, semoga almarhum mendapat tempat yang layak disisi-NYA. Namun selaku wakil rakyat, saya sangat menyayangkan hal ini,” katanya lirih.

Meskipun kejadian yang menewaskan Azam murni sebuah kecelakaan, namun politisi Partai Gerindra itu tetap meminta aparat hukum untuk melakukan penyelidikan internsif agar penyebab kejadian tersebut diketahui secara pasti.

Apa yang dikatakan ketua DPRD Kabupaten Solok tersebut, pantas mendapat perhatian dari aparat penegak hukum, sebab kawasan wisata Bukit Chinangkiak yang berada di Jorong Tampuniak Nagari Singkarak tersebut beberapa waktu belakangan memang kerap menyisakan hal-hal yang tak diingini.

Sebelumnya sempat ada bus pariwisata yang terbalik saat menuju ke sana, sepeda motor pengunjung yang terjatuh dan lain sebagainya.

Dengan kejadian tersebut, tentunya patut ditelusuri bagaimana AMDAL dari kawasan wisata andalan Kabupaten Solok tersebut. Meskipun milik seorang kepala daerah, tentunya hal ini wajib untuk ditelusuri. (*/dre/ted)