Raport Pelayanan Publik di Sumbar Kritis

  • Share
1.1 Sumbar | Buliran.com

BuliranNews, JAKARTA – Dari 19 Kabupaten/Kota yang ada di Ranahminang, hampir semuanya menerima raport yang sangat menyedihkan. Selain Kota Payakumbuh yang meraih rapor hijau dengan nilai 86,34 dan Kabupaten Dharmasraya dengan nilai 81,76, sisanya berwarna kuning bahkan merah.

Pemerintah provinsi Sumatera Barat sendiri dari laporan sendiri berdasarkan laporan Ombudsman RI dalam rilis hasil Penilaian Kepatuhan Pemerintah Daerah terhadap Pemenuhan Standar Pelayanan Publik, sesuai dengan UU Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik,hanya meraih rapor kuning dengan nilai 68.52.

Hasil ini menjadi early warning bagi pasangan Mahyeldi-Audy Joinaldy yang dalam misinya ingin mewujudkan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang bersih, akuntabel serta berkualitas. Melihat hasil rapor tersebut, tentunya keinginan tersebut masih jauh panggang dari api.

Kabupaten/kota lainnya di Sumatera Barat dengan raihan rapor kuning adalah Kota Padang, Padang Panjang, Pariaman, Bukittinggi, Sawahlunto, Kota Solok, Kabupaten Padang Pariaman, Pasaman Barat, Pasaman, Pesisir Selatan, Sijunjung, Tanah Datar, Kabupaten Solok, Solok Selatan dan Kabupaten Agam.

Sementara itu, Kabupaten 50 Kota dan Kepulauan Mentawai hanya mampu meraih rapor merah, kepatuhan pelayanan publiknya sangat rendah.

Kalau rapor yang didapat dari Ombudsman tersebut sangat rendah dan menghkawatirkan, tentunya ini menjadi masa yang sangat suram bagi Ranahminang yang selama ini mengagung-agungkan pelayanan prima.

1. Raport | Buliran.com

Presiden Jokowi dalam penyampaian Anugrah Kepatuhan Tahun 2021 menyebutkan, pelayanan publik yang prima tidak terjadi begitu saja, pelayanan publik yang baik butuh komitmen yang tinggi, membutuhkan ikhtiar yang kuat, disiplin yang panjang, transformasi tata kelola, perubahan pola pikir dan perubahan budaya kerja.

Baca Juga   Tiap Hari, 80 Nyawa Melayang di Jalanan
  • Share