Budaya  

Kajang Leko, Rumah Adat Jambi yang Penuh Makna

Avatar Of Teddy Chaniago
5. Kajang Leko Rumah Adat Jambi | Buliran.com

Terakhir adalah pintu balik melintang yang merupakan jendela pada tiang bilik melintang. Pintu ini biasanya digunakan oleh pemuka adat, ninik mamak, alim ulama, dan cerdik pandai.

5.1 Jambi | Buliran.com

Atap rumah adat ini memiliki bentuk yang sangat unik karena menyerupai bentuk perahu dengan cabang melengkung dan saling bertemu. Lengkungan tersebut dikenal dengan istilah potong jerambah atau lipat kajang. Bentuk atap tersebut dimaksudkan untuk memudahkan terjadinya sirkulasi udara dan sekaligus memudahkan aliran air saat turun hujan.

Sedangkan kasau bentuk merupakan atap yang berada di ujung sebelah atas dengan bentuk miring yang terdapat pada bagian depan dan belakang rumah. Bentuknya yang miring berfungsi untuk mencegah air hujan masuk ke dalam rumah.

Pada bagian dinding terdapat ornamen ukiran dengan berbagai macam motif yang masing-masing memiliki makna filosofi tersendiri. Terdapat motif flora yang digunakan, antara lain berupa motif bungo tanjung, tampuk manggis dan bungo jeruk. Motif bungo tanjung ini biasanya diukirkan di bagian depan masinding sedangkan motif bungo jeruk di luar rasuk atau belandar dan di atas pintu.

Ukiran dengan motif flora ini untuk menunjukkan bahwa di jambi terdapat banyak tumbuh – tumbuhan. Selain itu juga sebagai lambang bahwa pentingnya peran hutan terhadap masyarakat Jambi. Yang menarik adalah, motif flora ini dibuat berwarna sehingga memberikan kesan cantik di dalamnya.

Baca Juga   Deretan Senjata Tradisional Paling Mematikan di Dunia