Budaya  

Pentas Seni dan Budaya Jatijajar Berlangsung Meriah

Avatar Of Teddy Chaniago
1.3 Pentas.jpg | Buliran.com

BuliranNews, DEPOK – Apresiasi tinggi diberikan oleh Camat Tapos, Abdul Mutolib saat membuka secara resmi kegiatan pentas seni dan budaya Kelurahan Jatijajar yang dipusatkan di Taman Kaldera, Setu Jatijajar.

“Dari tujuh kelurahan yang ada di Kecamatan Tapos, hanya Kelurahan Jatijajar yang bisa menyelenggarakan kegiatan pentas seni dan budaya. Atas nama pemerintah daerah, saya mengucapkan selamat atas kegiatan ini,” imbuhnya.

Pentas seni dan budaya, menurut Abdul Mutolib selain sebuah bentuk menghargai warisan budaya, juga sebagai bentuk apresiasi generasi muda terhadap kebudayaan yang ada di Kelurahan Jatijajar.

“Seni dan budaya adalah sebuah bentuk tradisi yang telah berlangsung lama. Tentunya tradisi itu harus terus dipelihara. Apalagi, kebudayaan adalah benteng terakhir dalam memperkuat rasa kebangsaan dan persatuan antar sesama anak bangsa,” ucapnya.

1.2 Pentas.jpg | Buliran.com
Camat Tapos, Abdul Mutolib Memukul Gong Tanda Dibukanya Pesta Seni Dan Buaday Kelurahan Jatijajar Di Taman Kaldera, Setu Jatijajar.

Kepada Lurah Tapos, Sutadi, Pak Camat berpesan agar kegiatan yang dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya itu, selain mengangkat seni dan budaya yang ada di tengah masyarakat, pun diharapkan bisa mengangkat potensi UMKM yang ada di Kelurahan Jatijajar.

“UMKM pun harus diberikan tempat dalam kegiatan pesta seni dan budaya. Walaupun saya melihat ada sejumlah stand UMKM dengan beragam produk andalannya, ke depan tentu saya harapkan jumlahnya bisa terus bertambah,” jelas Pak Camat.

Lurah Jatijajar, Sutadi, dalam kesempatan itu mengatakan, harapan dari Pak Camat akan dijadikannya sebagai catatan sehingga pentas seni dan budaya yang diselenggarakan di Jatijajar bisa lebih berwarna dan memberikan dampak langsung pada pengembangan UMKM di Jatijajar.

“Ke depan, tentunya harus lebih baik lagi. Dan saya pun berharap, seluruh RW yang ada di Jatijajar bisa pro aktif dalam kegiatan ini,” ujarnya. (ted)

Baca Juga   Bahasa Sunda Jangan Sampai Hilang di Leuwinanggung