Gulai Gajeboh! Amboi, Nikmatnya Kuliner dari Tanah Minang

Avatar Of Teddy Chaniago
10.1 Gajeboh | Buliran.com

RENDANG boleh saja masuk dalam 50 makanan terenak di dunia versi CNN. Namun, caramelized beef curry itu bukanlah satu-satunya makanan ‘andalan’ dari Sumatera Barat.

Ada Gulai Gajeboh yang disebut-sebut sebagai ‘makanan surga’. Sebut semua menu masakan Padang yang muncul di benak Anda. Rendang. Gulai ayam. Gulai kepala ikan. Gulai tunjang. Gulai otak. Telur dadar. Sayur nangka. Sambal hijau. Itiak lado mudo.

10. Gulai | Buliran.com

Bagaimana dengan gulai gajeboh? Anda yang tahu, atau pernah mencicipi masakan satu ini adalah orang beruntung. Betapa tidak, tubuh Anda harus rela bertarung dengan kolesterol jika mau mencicipi ‘makanan surga’ yang lumer di mulut ini.

Gulai gajeboh, atau sampade daging adalah masakan khas Sumatera Barat dengan bahan utama daging sapi. Bagian yang dipakai adalah punuk, dengan lemak tebal menempel di bagian daging.

Perbandingan lemak dan daging pada gulai gajebo bisa 3:1. Semakin tipis bagian daging, rasanya semakin gurih. Potongan ‘lemak berdaging’ itu disajikan dengan kuah asam padeh yang sama sekali tidak menggunakan santan.

Bisa dibilang, bahan utama yang sulit didapat menjadikan gulai gajeboh masuk dalam klasifikasi ‘masakan langka’. Di Jakarta, sulit menemukan gulai gajeboh yang otentik dan bercitarasa asli Minang.

10.2 Gulai | Buliran.com

Gulai gajeboh biasanya disajikan di piring kecil, lengkap dengan kuahnya. Sungguh menggoda. Bagian gajih alias lemak mendominasi potongan daging yang mengambang di kuah asam padeh berwarna merah. Dari penampakannya, sepertinya lemak di gulai gajeboh agak alot dan sulit dikunyah.

Namun begitu dipotong menggunakan sendok, bagian lemaknya langsung terpisah dan dijamin sama sekali tidak alot.

Rempah-rempah yang digunakan antara lain serai, asam, daun salam, lengkuas, daun jeruk purut, cabai merah, bawang merah, bawang putih, kunyit, dan jahe. Kuah asam padeh sama sekali tidak menggunakan santan, melainkan air kelapa.

Baca Juga   Buru Hotong, Nutrisi dari Pulau Buru

Di Sumatera Barat sana, masyarakat memberikan tingkatan tertentu terhadap gulai gajeboh. Pertama adalah ‘cukup gurih’ yaitu jika daging lebih banyak dari lemak. Kedua adalah ‘gurih’, yakni ketika lemak lebih banyak dari daging. Ketiga adalah ‘gurih sekali’, yang berarti seluruh potongan terdiri dari lemak.  Dewa dari semua gulai gajeboh, adalah yang disebut terakhir itu.  ***