Oligarki Disuburkan Oleh Presidential Threshold

Avatar Of Teddy Chaniago
10. Presidntial | Buliran.com

BuliranNews, JAKARTA – Pengamat politik dari Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA) Herry Mendrofa mengkritisi, Presidential Threshold sebesar 20 persen yang berlaku saat ini. Dia menganggap, ketentuan itu hanya membenarkan praktik oligarki di Tanah Air.

Herry menilai, Indonesia sebenarnya sangat ideal menerapkan Presidential Threshold menjadi nol persen. Tujuannya, agar dapat meminimalisasi polarisasi politik yang begitu kuat pasca Pemilihan Umum diadakan.

“Presidential Threshold itu jadi nol persen banyak faedahnya. Salah satunya, meminimalisasi efek minor dari polarisasi politik,” kata Herry, Sabtu (25/12).

Baca Juga   24.531 Konten Bermasalah di-Take Down Kominfo