Mengenal Negara “Tanpa Malam” Kala Musim Panas

1. malam | Buliran.com

PERUBAHAN siang dan malam tidak bisa dipisahkan, di mana perubahan tersebut terjadi karena adanya perputaran bumi atau yang disebut rotasi bumi dan juga revolusi bumi. Dalam kondisi normal, matahari akan muncul selama 12 jam dan terbenam dalam kurun waktu 12 jam.

Namun, di dunia ini ternyata ada beberapa bagian negara yang memiliki waktu siang dan malam dengan komposisi yang tidak sama, alias waktu siangnya jauh lebih lama daripada waktu malamnya.

Kondisi atau fenomena ini disebut midnight sun, di mana malam hari yang seharusnya gelap, namun masih terlihat sangat terang layaknya siang hari. Biasanya, negara-negara yang mengalami fenomena Midnight Sun ini berada di belahan Bumi bagian utara.

Saat musim panas, sekitar Juni sampai Agustus, akan lebih condong ke arah Matahari. Itulah yang menyebabkan negara-negara di utara Bumi lebih banyak mendapat sinar matahari dalam sehari.
Berikut negara- yang mengalami Midnight Sun.

1. Norwegia

Norwegia merupakan salah satu negara yang dikenal sebagai negeri matahari tengah malam di dunia. Bagaimana tidak, hampir seluruh kota di bagian utara Norwegia mengalami fenomena Midnight Sun.

Fenomena ini sudah biasa dialami masyarakat Norwegia, namun hal yang luar biasa bagi banyak masyarakat negara lain. Negara ini terletak di dekat sektor Kutub Utara, di mana Norwegia memang menjadi negara yang mengalami perubahan musim cukup ekstrem.

1. 1 norwegia | Buliran.com

Salah satu kota di Norwegia bernama Hammerfest yang berada paling utara memiliki siang hari selama 24 jam saat awal Mei hingga akhir Juli. Hal ini menyebabkan udara di kota tersebut sangat panas dan harus menggunakan AC.

Baca Juga   Wajib Tahu, Ini Perbedaan Kandungan Pertamax dan Pertalite

Selain itu, di beberapa kota lain di Norwegia akan mengalami fenomena yang dinamakan Midnight Sun. Di mana waktu tersebut sudah menunjukkan tengah malam, namun tetap ada matahari yang seolah seperti terbenam namun tidak sepenuhnya. Sehingga negara tersebut dipenuhi sinar senja dan kembali terang.

2. Greenland

Greenland merupakan negara yang pertama kali mengalami fenomena Midnight Sun di dunia. Durasinya pun diperkirakan lebih lama daripada negara-negara lain yang mengalami fenomena serupa.

1.2 Greenland | Buliran.com

Negara dengan cuaca dan yang ekstrem ini memiliki jam siang selama 20 hingga 21 jam setiap April hingga akhir Agustus. Tidak banyak penduduk yang tinggal di negeri ini, bahkan termasuk daerah yang paling jarang penduduknya. Hal ini memang sangat wajar, karena 80 persen wilayah Greenland tertutup oleh lapisan es abadi.

3. Kanada

Yukon dan Nunavut menjadi kota di Kanada yang mengalami fenomena Midnight Sun. Masyarakat di sini tidak bisa merasakan matahari terbenam dan malam datang ketika musim panas.

1.3 Kanada | Buliran.com

Matahari akan ada sepanjang hari mulai dari Juni hingga Agustus. Maklum saja, kedua kota itu adalah daerah yang terletak paling utara di Kanada. Dan para penduduknya juga sangat terbiasa dengan kejadian ini.

4. Finlandia

Finlandia juga negara yang sering mengalami midnight sun, akan tetapi tidak seekstrem negara-negara utara lainnya. Saat malam hari saat musim panas di Finlandia akan terasa seperti sore hari, agak gelap tapi masih ada sinar matahari di balik awan.

1.4 Finlandia | Buliran.com

Finlandia juga dikenal sebagai negara yang paling sulit menemui malam hari saat musim panas. Sebab, negara ini berada di lingkar kutub, maka selama musim panas matahari akan bersinar 24 jam.

Baca Juga   Mengenal Alat Canggih untuk Kepentingan Spionase di Dunia

5. Swedia

Swedia merupakan salah satu negara yang terletak di bagian utara yang dekat dengan kutub utara. Jadi tidak mengherankan jika kondisi malam hari di negara ini masih terang layaknya siang hari.

1.5 Swedia | Buliran.com

Pada musim panas, di beberapa kota di Swedia bahkan hanya mengalami gelapnya malam sekitar 30 menit saja. Wah, kira-kira bisa tidur nyenyak enggak, ya? ***