Omicron ‘Gerayangi’ 40 Negara di Dunia

Avatar Of Teddy Chaniago
7. Tein Lonjakan Omicron Dengan Mutasi Baru | Buliran.com

LAPORAN masuknya varian baru Covid-19, Omicron, terus ditemukan oleh beberapa negara. Bahkan, beberapa tetangga Indonesia sudah mulai melaporkan penemuan varian ini.

Thailand menjadi negara tetangga terbaru yang melaporkan adanya kasus omicron. Sebelumnya ada Singapura, Malaysia, dan Australia yang melaporkan kasus infeksi varian yang dilaporkan pertama kali di wilayah Afrika Selatan (Afsel) ini.

Bukan hanya kasus impor, ada pula yang melaporkan infeksi melalui transmisi lokal. Beberapa negara sudah mulai melaporkan kehadiran varian ini di negaranya. Bahkan, WHO menyebut virus ini telah ditemukan di hampir 40 negara.

Negara yang masuk dalam daftar “gerayangan” virus Omicron tersebut adalah sebagai berikut:

  • Afsel
  • Senegal
  • Botswana
  • Meksiko
  • India
  • Belanda
  • Hong Kong
  • Israel
  • Belgium
  • Inggris
  • Jerman
  • Italia
  • Ceko
  • Denmark
  • Austria
  • Kanada
  • Swedia
  • Swiss
  • Spanyol
  • Portugal
  • Jepang
  • Perancis
  • Ghana
  • Korea Selatan
  • Kroasia
  • Nigeria
  • Brazil
  • Norwegia
  • Amerika Serikat
  • Arab Saudi
  • Irlandia
  • Uni Emirat Arab
  • Finlandia
  • Yunani
  • Latvia
  • Luksemburg
  • Romania

Sementara itu, empat negara yang berada di belahan Asia Tenggara juga mulai digerayangi Omicron. Negara tersebut sebagaimana dikutip dari sejumlah sumber, adalah sebagai berikut :

Singapura

Singapura mengumumkan telah menemukan kasus Covid-19 Omicron di negeri itu, Kamis (2/12). Kasus ini berasal dari penerbangan Singapore Airlines (SIA) SQ479 dari Afsel.

“Kedua kasus diisolasi setibanya di Singapura pada 1 Desember dan belum berinteraksi di masyarakat,” kata Kementerian Kesehatan Singapura (MOH), dikutip dari Channel News Asia (CNA).

“Saat ini tidak ada bukti penularan komunitas dari kasus-kasus ini.”

Penderita kini ditempatkan di pusat karantina, National Center for Infectious Diseases (NCID). Keduanya sudah divaksin lengkap dan memiliki gejala seperti batuk ringan dan tenggorokan gatal.

Secara perinci, kasus pertama Omicron yang ada di Singapura melibatkan penduduk tetap berusia 44 tahun. Ia tiba di Singapura dari Mozambik tetapi sempat transit di Johannesburg. Pada tes covid pra-keberangkatannya di Mozambik pada 29 November, ia dinyatakan negatif.

Baca Juga   Ferdy Sambo Dipecat!

Kasus Media terkait seorang wanita Singapura berusia 41 tahun yang datang dari Afsel. Tes pra-keberangkatannya di Johannesburg pada 29 November juga negatif Covid-19.

Malaysia

Pemerintah Malaysia mengumumkan adanya kasus Covid-19 Omicron di negaranya, Jumat (3/12). Ini terkait seorang warga Afsel berusia 19 tahun. Ia datang melewati Singapura, 19 November.

“Siswa tersebut diberi perintah karantina wajib dan tidak menunjukkan gejala apa pun,” tulis media The Vibes, dikutip dari Twitter.

Mengutip The Star, Malaysia mengambil tindakan pascaditemukan dua kasus Omicron di Singapura Kamis. Hal ini menyebabkan Kementerian Kesehatan Malaysia melarang sementara travel bubble kedua negara di Langkawi, daerah wisata Negeri Jiran.

Sebelumnya, Malaysia sudah melarang masuk pendatang dari tujuh negara Afrika, yakni Botswana, Eswatini, Lesotho, Mozambik, Namibia, Afsel dan Zimbabwe karena varian omicron. Ini tak lama setelah Afsel mengumumkan kasus strain yang kini dimasukkan WHO ke dalam variant of concern itu.

Thailand

Thailand mendeteksi kasus pertama Omicron. Menurut pejabat senior Kementerian Kesehatan Masyarakat, Senin (6/12), varian virus corona itu ditemukan pada seorang pengusaha Amerika keturunan Thailand yang tiba di negara itu dari Spanyol.

Direktur Jenderal Departemen Ilmu Kedokteran Supakit Sirilak mengatakan varian baru terdeteksi dalam tes RT-PCR yang dilakukan saat pria berusia 35 tahun itu tiba di Thailand. Diketahui dirinya tidak menunjukkan gejala apapun.

Kepala Departemen Pengendalian Penyakit Dr Opas Karnkawinpong mengatakan hal yang sama. “Pria itu menjalani tes RT-PCR di Spanyol pada 28 November sebelum dia berangkat ke Thailand melalui Uni Emirat Arab (UEA),” katanya.

Opas mengatakan pengusaha tersebut merupakan warga negara AS yang telah tinggal di Spanyol selama satu tahun sebelum tiba di Thailand. Dia berada di penerbangan Emirates Airline EK372 dari Dubai ke Bandara Suvarnabhumi.

Baca Juga   Karhutla Seret 20 Korporasi ke Meja Hijau

Namun tidak jelas hari apa pengusaha tersebut memasuki Thailand. Awalnya Opas mengatakan dia tiba pada 29 November tetapi data dari kementerian selama konferensi pers menunjukkan 30 November.

Ia menyebut kasus telah menerima satu suntikan vaksin Johnson & Johnson, yang biasanya hanya membutuhkan satu suntikan. Kini dia dirawat di rumah sakit. Kementerian mengatakan pasien telah melakukan kontak dengan dua staf bandara dan 17 anggota staf hotel.

Australia

Negeri Kanguru mengonfirmasi adanya penularan dan infeksi secara lokal akibat varian baru virus corona Omicron dalam komunitas, Jumat lalu.

Kasus infeksi omicron pertama muncul seorang siswa sekolah dari Sydney. Menurut pihak berwenang negara bagian New South Wales (NSW), siswa tersebut tidak memiliki riwayat bepergian ke luar negeri.

“Transmisi selalu menjadi perhatian, tetapi sekali lagi kita perlu menjaganya dalam perspektif,” kata Menteri Kesehatan NSW Brad Hazzard, dikutip dari CNA.

“Di seluruh dunia tidak ada kejelasan tentang apakah varian khusus ini akan menyebabkan kita mendekati masalah yang disebabkan oleh varian sebelumnya,” imbuhnya. (*/tps)