Kapurung, Penggugah Selera dari Luwu

Avatar Of Teddy Chaniago
9.1 Kapurung | Buliran.com

KAPURUNG, mungkin sebagian besar kita akan mengernyitkan dahi mendengar namanya. Padahal, kapurung  adalah salah satu makanan khas tradisional di Sulawesi Selatan, khususnya untuk masyarakat yang ada di daerah Luwu. Makanan yang satu ini terbuat dari sari atau tepung sagu dan lebih terkenal dengan sebutan Pugalu. Bahan makanan ini di Maluku dan Papua dikenal dengan nama papeda.

Ada fakta unik tentang kapurung yang perlu Sahabat ketahui, yakni kuliner ini sudah ada sejak zaman dahulu dan disantap layaknya makanan pokok. Jadi seperti warisan resep secara turun temurun, ya Sahabat?

9.3 Kaurung | Buliran.com

Cara membuatnya cukup mudah, bahan utama yang perlu disiapkan adalah sagu asli atau tepung sagu yang nantinya akan dilarutkan dengan air panas. Setelah sagu mengental, adonan tersebut dibentuk bulat-bulat kecil layaknya bakso. Kemudian disajikan lagi dengan kuah berbumbu kacang yang dicampur dengan berbagai macam sayur mayur dan ikan.

9.2 Kapurung | Buliran.com

Sayuran yang digunakan sebagai bahan pendamping kapurung ini ada bermacam-macam, antara lain kacang panjang, jagung manis, terong, bayam dan juga jantung pisang. Untuk bumbunya terbuat dari bumbu-bumbu dapur, seperti cabai, kemiri, lada, dan bawang putih. Resep turun temurunnya menggunakan buah patikala untuk cita rasa asam yang segar.

9.4 Kapurung | Buliran.com

Jika Sahabat termasuk orang-orang yang nggak suka ikan, bisa mengganti lauknya dengan daging ayam atau udang. Kapurung terasa lebih nikmat jika disajikan dalam keadaan panas, apalagi ditambah perasan lemon atau jeruk nipis yang menambah kesegaran dari kuliner yang satu ini. Kuah bumbu kacang yang kaya akan rempah pedas dapat memberikan kehangatan di tubuh.***

Baca Juga   Nasi Kushari, Kuliner Berlimpah Rempah dari Jazirah Arab