Ide & Gagasan DPP FKMB Diapresiasi PPMM

Avatar Of Teddy Chaniago
2. Indra.jpg | Buliran.com

BuliranNews, TANGERANG – Rapat Mingguan Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Minangkabau Bersatu (DPP FKMB) pada Sabtu (4/12) menjadi tidak biasa. Sebab di kegiatan rutin tersebut, turut hadir Wakil Walikota Pariaman, Sumatera Drs.Mardison Mahyudin MM dan ketua umum Persatuan Pemuda Mahasiswa Minang (PPMM), David.

Dalam paparannya, ketua umum DPP FKMB, Indra Jaya SH.ST mengatakan, FKMB adalah organisasi kemasyarakatan Minangkabau yang ada di ranah dan di rantau yang berfungsi untuk menyatukan semua potensi-potensi urang Minang demi membangun tanah Minangkabau.

“Komitmen ini sudah ada sejak FKMB didirikan. Artinya, FKMB sangat concern untuk membangun Ranahminang dari perantauan,” ujarnya serius.

2.1 Indra.jpg | Buliran.com

Sejak dibentuk pada Mei 2021 silam, komitmen itu jelas pengusaha muda ini tak pernah berubah. Bahkan, semakin hari semakin menunjukkan kepedulian yang makin besar untuk berbuat demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di kampung halaman ataupun di perantauan.

FKMB pun kata Indra, dalam perjalanannya tak pernah membedakan antara satu dengan lainnya,dan juga antar satu organisasi dengan organisasi lainnya. Jika masih mengaku sebagai anak Minang, FKMB siap merangkul dan bekerjasama.

“Minang itu satu, tak ada yang pro ke sana, tak ada yang pro ke sini. Yang ada, mari kita berjalan bergandengan tangan demi Sumatera Barat yang lebih baik. Bukannya bergandengan tangan untuk menunjukkan kita yang terbaik,” ujar Indra disambut tepuk tangan peserta rapat.

Mardison Mahyudin dalam sambutannya pun tak memungkiri, FKMB adalah organisasi yang begitu muncul langsung bisa besar karena visi dan misinya yang sangat jelas, lugas dan bisa diterima semua pihak tanpa kecuali.

2.2 Indra.jpg | Buliran.com

“Secara pribadi, saya sangat mengapresiasi kehadiran FKMB sebagai ormas pemersatu Minangkabau. Walaupun baru terbentuk pada Mei 2021 lalu, FKMB sudah menjadi bayi ajaib dengan kecepatan konsolidasinya yang sangat luar biasa,” ujar Mardison serius.

Baca Juga   Pekan Depan, IKM Cimahi Gelar Rakerda

Tak hanya Mardison sebagai “urang kampuang” yang terperangah dengan keajaiban FKMB, David selaku generasi muda Minangkabau yang berkiprah di tanah rantau, pun tak mampu menyembunyikan kekagetannya.

“Ini sebuah keajaiban, kehadiran FKMB harus menjadi jawaban untuk Minangkabau yang satu sebagaimana kepanjangan dari FKMB yang memang mengedepankan komunikasi dan persatuan tanpa terpecah oleh kelompok dan golongan,” ucapnya.

Secara jujur, David mengakui, biduk kecil yang sekarang berubah nama menjadi kapal besar FKMB, di bawah kepemimpinan Indra Jaya, besar dan berkembang lebih cepat dari yang dibayangkan.

Wakil ketua umum FKMB bidang OKK, Edy Maxuveri dalam kesempatan itu mengatakan, kedatangan para tamu dan petinggi negeri untuk bersama-sama membangun Ranahminang, merupakan sebuah kebanggaan yang tak terhingga bagi FKMB.

“Alhamdulillah, keinginan kami untuk membangun Ranahminang tanpa melihat warna dan kelompok, mendapat respon yang luar biasa. Semoga ke depan, FKMB tetap memiliki kekuatan untuk mewujudkan Sumatera Barat yang lebih maju, lebih sejahtera dan lebih dibanggakan,” katanya menambahkan.

Dalam kesempatan itu, Indra Jaya sebagai ketua umum juga menyerahkan “baju dinas” FKMB kepada Mardison Mahyudin dan David untuk dikenakan.(ted)