PP-INI : Pembuatan Akta Harus Berdasarkan UUJN

Avatar Of Teddy Chaniago
22. Meddy.jpg | Buliran.com

1. Notaris Indonesia tergabung dalam wadah Ikatan Notaris Indonesia ( INI) yang melaksanakan tugas dan jabatan berlandaskan Undang Undang Jabatan Notaris (UUJN) sebagaimana diatur dalam UU No 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris yang diubah dengan UU No 2 Tahun 2014 dan Sumpah Jabatan Notaris.

2. Organisasi Jabatan Notaris senantiasa menghormati proses hukum yang berlaku dan mengedepankan asas praduga tak bersalah.

3. Berita berita di media elektronik dan media sosial saat ini terkait dengan kasus mafia tanah, sangat meresahkan jabatan notaris. Meskipun tugad dalam membuat Akta Jual Beli dan akta terkait dengan pertanahan bukan merupakan kewenangan/tugas notaris. Notaris dalam membuat akta harus berdasarkan UUJN. Dalam hal Notaris melaksanakan jabatan bertentangan dengan UUJN yang menimbulkan kerugian kepada masyarakat, maka “oknum” tersebut bertanggung jawab secara individual atas tindakannya.

4. Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) dan UUJN sudah mengatur mekanisme dalam hal terjadi tindak pidana.

5. Dugaan adanya akta notaris yang terindikasi berhubungan dengan tindak pidana, belum tentu itu perbuatan notaris. Bisa jadi hal tersebut murni perbuatan para penghadap. Namun apabila ditemukan adanya unsur mens rea dan bersifat melawan hukum pada diru notaris maka sepenuhnya menjadi tanggung jawab oknun notaris yang bersangkutan. Kami, PP – INI percaya kepada profesionalitas aparat penegak hukum karena tentunya aparat penegak hukun tidak mungkin menetapkan seseorang menjadi tersangka apabila tidak ditemukan MENS REA dan unsur melawan hukum.

Baca Juga   Ambulance Gratis FKMB Resmi Dioperasikan