PP-INI : Pembuatan Akta Harus Berdasarkan UUJN

Avatar Of Teddy Chaniago
22. Meddy.jpg | Buliran.com

BuliranNews, JAKARTA – Sehubungan dengan semakin banyaknya laporan masyarakat terkait kasus mafia tanah ke aparat penegak hukum sejak beberapa waktu belakangan, Pengurus Pusat Ikatan Notaris Indonesia (PP-INI) memastikan pihaknya akan menghormati semua proses hukum yang berlaku.

Namun demikian, dalam keterangan tertulisnya sebagaimana yang diterima BuliranNews, PP – INI dalam release yang ditandatangani langsung oleh Ketua umum PP-INI, Yualita Widyadhari dan Sekjen Tri Firdaus Akbarsyah, PP-INI tetap meminta semua pihak untuk mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Dalam release yang memuat enam point pernyataan sikap tersebut, selain menghormati proses hukum yang berlaku dan pengedepanan asas praduga tak bersalah, PP-INI juga meminta semua anggotanya untuk berbuat, bertindak dan bekerja sebagaimana ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Jabatan Notaris (UUJN) sebagaimana diatur dalam UU No 30 tahun 2004 Tentang Jabatan Notaris yang diubah dengan UU No 2 Tahun 2014 dan Sumpah Jabatan Notaris.

“Jika semua notaris melaksanakan tugasnya sebagaimana ketentuan dan perundangan berlaku, tentunya tidak akan ada kasus-kasus terkait pertanahan yang marak belakangan ini, setidaknya bisa diminimalisir,” kata Yualita Widyadhari.

22. Ini | Buliran.com

Berikut pernyataan resmi dari PP-INI :

Pengurus Pusat Ikatan Notaris Indonesia (PP- INI) dengan ini menyampaikan pernyataan sikap dan pendapat hukum terkait kasus mafia tanah yang akhir akhir ini banyak dilaporkan oleh masyarakat, sebagai berikut :

Baca Juga   Pecat Pegawai Tak Lolos TWK, KPK Abaikan Komnas HAM, Ombudsman dan Suara Publik