Tolak Lockdown, Negeri Belanda Mencekam

  • Share

BuliranNews, ENSCHEDE – Kebijakan penerapan lockdown di Negara Belanda, membuat masyarakat menjadi reaktif dan melakukan unjuk rasa massal di seluruh penjuru negeri mungil tersebut. Hingga Minggu (21/11) malam, situasi negeri keju tersebut masih mencekam karena protes berujung bentrok dengan polisi masih terjadi di sejumlah titik.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, protes ini sudah dimulai sejak Jumat lalu, di mana ribuan warga berkumpul di banyak kota negara itu untuk memprotes penguncian (lockdown) parsial akibat Covid-19 yang naik. Kemarin gerombolan pemuda yang marah membakar dan melemparkan batu ke aparat.

Dilaporkan sejumlah media, kerusuhan terjadi di Leeuwarden dan Groningen di utara. Kerusuhan juga pecah di Enschede dan Tilburg di selatan.

“Di Enschede, rekaman video menunjukkan polisi menggunakan tongkat untuk mencoba membubarkan kerumunan. Di Leeuwarden, mobil polisi dilempari batu dan kelompok berpakaian hitam meneriakkan dan menyalakan suar,” tulis AFP, Senin (22/11).

Setidaknya 64 orang ditangkap di tiga provinsi. Sejumlah pengunjuk rasa dan polisi dikabarkan mengalami luka.

Belanda sendiri menerapkan penguncian parsial pada 17,5 juta populasinya akhir pekan lalu selama tiga minggu. Pemerintah juga berencana akan memberlakukan kartu nasional corona untuk gerak mereka yang sudah divaksin dan pulih dari Covid-19, namun mengabaikan mereka yang tesnya negatif.

Mengutip Worldometers, Belanda mencatat 21.794 kasus baru kemarin dan 55 kematian. Total kasus Covid-19 sejak pandemi terjadi di 2020 sekitar 2,4 juta dengan 18 ribu lebih kematian. (*/sef)

 

Baca Juga   Polusi Udara Tewaskan 307 Ribu Warga Eropa Setiap Tahun
  • Share