5 Mobil Legendaris ini Menjadi Buruan Kolektor

Avatar Of Teddy Chaniago
11. Max Hoffman Cars | Buliran.com

Adalah Giulietta Spider, merupakan permintaan langsung Hoffman kepada Alfa Romeo. Ia meminta pabrikan Italia itu untuk mengaransemen Giulietta Sprint dalam format “Spider”. Dalam rilis resmi sampai ditegaskan pula kalau sang roadster dua penumpang terlahir untuk menjelajah Amerika. Saking optimisnya, sebelum jadi saja Hoffman berkomitmen untuk memesan banyak, konon sampai 2.500 unit.

Wajar mungkin bila Hoffman sangat percaya kalau Giulietta Spider akan terlahir memikat tanpa perlu melihat. Ya, kualitas estetik rancangan Italia memang tidak perlu diragukan lagi. Toh basis Sprint saja sudah begitu manis. Dibikin atap terbuka, tidak ada lagi alasan untuk gagal. Dalam merancang pun Hoffman ikut andil. Meminta jendela samping yang dapat dinaikkan berikut pemanas sehingga bisa membuat Alfa unggul dari lawan asal Inggris.

Giulietta Sprint sendiri resmi mendebut secara global pada ajang Turin Motor Show 1954. Baru setahun kemudian keluarganya ketambahan Giulietta Saloon dan disusul kehadiran Giulietta Spider. Dalam proses melahirkan sang Spider, dua desainer besar Italia adu konsep: Bertone dan Pinin Farina. Proposal Pinin Farina dengan desainer Franco Martinengo lantas dipilih lantaran menawarkan balans elegan dan klasik.

3. Porsche 356 Speedster

Format cabriolet alias beratap terbuka boleh jadi punya pamor tinggi di AS terutama di bagian pesisir. Bayangkan menikmati hangatnya matahari dengan cabriolet bergaya nyentrik. Porsche membaca peluang tersebut dengan menghadirkan 356 America Roadster pada 1953.

Baca Juga   Mengemudi Mobil di Jalan Berlubang atau Rusak? Gak Usah Kawatir, Ikuti Tips Berikut