Agar Mesin Tidak Mati, Begini Cara Melepas Kopling Mobil yang Benar

  • Share

PADA mobil transmisi manual, terdapat pedal kopling di samping gas dan rem. Kopling bertugas sebagai pengatur besarnya putaran mesin saat perpindahan transmisi. Dengan adanya kopling, perpindahan transmisi pun akan mulus.

Namun, kadang mengemudi mobil dengan kopling bisa terasa sulit, terutama bagi yang tidak familiar dengan transmisi manual. Masalah yang sering timbul adalah mesin mati saat melepas kopling.

Nah, agar masalah tersebut tidak terjadi saat Anda mengemudi, begini cara melepas kopling mobil agar mesin tidak mati.

1. Lepas kopling sambil injak gas

Cara melepas kopling mobil dengan benar demi menghindari mesin mobil mati adalah dengan melakukannya sambil menginjak gas. Kaki kiri melepas kopling secara perlahan dan kaki kanan menginjak gas.

Koordinasi gerak seperti ini mungkin akan terasa sulit bagi pemula. Sebaiknya Anda mulai membiasakan diri melakukan hal ini dengan banyak berlatih.

Ingat, saat mengendarai mobil manual, kedua kaki Anda harus aktif bergerak menginjak pedal. Terutama ketika perpindahan gigi.

Apa yang terjadi saat Anda tidak menginjak pedal gas saat melepas kopling? Mesin mobil akan masuk dalam kondisi engine stall. Engine stall adalah mesin yang mati tiba-tiba, dalam kasus ini karena pelepasan kopling yang tidak selaras dengan laju mobil.

2. Gunakan putaran mesin rendah

Sekarang Anda sudah terbiasa menginjak gas sambil melepas kopling. Namun, mesin mobil tetap mati mendadak, mengapa? Bisa jadi Anda menggunakan putaran mesin yang tinggi saat melakukan perpindahan transmisi.

Pada beberapa kesempatan, Anda mungkin berhasil memasukkan gigi dan mobil tidak mati. Namun, perpindahan tersebut jelas terasa kasar.

Untuk mencegah hal tersebut terjadi, sebaiknya Anda mengganti transmisi dengan kondisi putaran mesin rendah (menginjak kopling dalam-dalam).

Baca Juga   Duo Supercar Berbasis Huracan dan Urus Tengah Disiapkan Lamborghini

Putaran mesin yang ideal untuk melakukan perpindahan transmisi pada mobil manual adalah maksimal 2.000 rpm (menunjuk angka 2). Selain membuat laju mobil terasa lebih halus, cara ini juga membantu mesin mobil tetap awet.

3. Sesuaikan kecepatan mobil dengan kondisi jalan

Supaya bisa menerapkan cara melepas kopling mobil agar mesin tidak mati, usahakan untuk tenang dan sesuaikan kecepatan mobil dengan kondisi jalan.

Hindari mengemudikan mobil dalam kecepatan tinggi, terutama jika jalan yang Anda lalui ramai dan banyak hambatannya. Selalu waspada dan berkonsentrasi saat mengemudi. Perhatikan kondisi sekitar Anda.

Dengan memperhatikan kondisi di sekitar, Anda sudah meminimalisir risiko salah menginjak pedal, terlebih bagi Anda para pemula. Salah menginjak pedal jelas akan membahayakan keselamatan Anda dan pengguna jalan lainnya.

4. Memindahkan gigi dengan tepat

Mengemudi mobil manual akan terasa mudah saat Anda tidak memindah transmisi. Namun, hal tersebut jelas mustahil karena Anda harus berakselerasi saat mengemudi.

  • Agar Anda bisa memindahkan gigi tanpa membuat mesin mati, berikut langkah-langkahnya:
  • Perhatikan indikator RPM mesin terlebih dahulu.
  • Pastikan RPM telah melewati angka 2 sebelum mengganti gigi, lalu lepas pedal gas.
  • Injak kopling dengan penuh.
  • Geser tuas persneling ke gigi 2 dari gigi 1.
  • Lepas kopling hingga setengah (lakukan perlahan-lahan).
  • Injak pedal gas secara perlahan sambil melepas kopling.
  • Mobil mulai bergerak.

Bagi yang belum terbiasa mengemudikan mobil manual, mengendalikan kopling dengan tepat adalah sebuah PR tersendiri. Sebelum turun ke jalan, Anda bisa belajar dari cara melepas mobil agar mesin tidak mati di atas lebih dulu.***

  • Share