Tips Merawat Rem Tromol Mobil Tetap Awet dan Pakem

  • Share

SEBAGAI pemilik mobil, sudah barang tentu Anda harus memperhatikan bagian per bagian pada komponen mobil agar selalu terawat.

Di antaranya yakni merawat rem tromol mobil. Mengingat, sektor ini merupakan komponen penting yang sangat berkaitan erat dengan keselamatan Anda saat mengendarai mobil.

Bukan tanpa alasan, keberadaan rem tromol pada mobil sendiri bertugas mengendalikan laju mobil di jalanan. Sehingga, kontrol kecepatan bisa dikendalikan untuk menghindari tabrakan atau kecelakaan saat mobil melaju kencang.

Lantas, apa yang harus dilakukan agar rem tromol pada mobil selalu terjaga performanya?

Buat teman-teman semua, jangan khawatir akan hal tersebut. Sebab, ada cara perawatan rem tromol mobil yang tepat untuk menjaga daya tahannya sekaligus membuatnya tetap dalam kondisi pakem.

Karena, jika tidak mendapatkan perawatan, sebagus apapun remnya, pasti akan mengurangi kinerja daripada rem tersebut dalam mengontrol atau mengendalikan laju motornya.

Nah, untuk itu, berikut ini akan Mas Sena sajikan informasi terkini mengenai cara perawatan rem tromol mobil agar lebih tahan lama dan awet. Yuk, kita simak bersama-sama ulasan lengkapnya.

Tips Merawat Rem Tromol pada Mobil

Dalam penerapannya, perawatan rem tromol mobil sendiri ada beberapa langkah terpadu yang bisa Anda lakukan secara mandiri untuk menjaga performanya agar tetap prima. Berikut langkah-langkah teknis perawatannya.

Cek Kondisi Rem dan Pastikan Tidak Ada Minyak Merembes

Hal pertama dalam melakukan perawatan pada rem tromol mobil adalah selalu memeriksa kondisi rem dengan cara melihat dan meneliti apakah ada rembesan minyak yang merembes.

Karena, bila ada sedikit indikasi rembesan minyak maka itu tandanya ada kebocoran yang terjadi di area rem tromol mobil.

Oleh sebab itu, selalu pastikan bahwa kondisi rem tromol pada mobil Anda selalu bersih dan tidak ada rembesan minyak rem yang keluar.

Baca Juga   Ayo Jadikan Rem Cakram Anda Makin Pakem

Lakukan hal ini setiap Anda akan bepergian menggunakan mobil agar nantinya berkendara menjadi jauh lebih nyaman. Mengingat, kebocoran minyak rem akan berdampak pada kualitas daya apit rem terhadap roda.

Untuk memaksimalkan pengecekan, Anda bisa melakukannya saat service rutin di bengkel resmi. Anda bisa meminta mekanik untuk melihat bagaimana kondisi remnya. Apakah masih normal atau ada indikasi kebocoran maupun kerusakan.

Cek Ketinggian Tuas Rem Tangan ketika Ditarik

Selainjutnya, untuk memastikan bahwa rem tromol mobil Anda dalam kondisi yang bagus, pastikan posisi ketinggian tuas rem dalam kondisi atau posisi yang pas.

Untuk mengeceknya Anda bisa menarik tuasnya. Nah, bersamaan pada waktu tuas ditarik, bila kemudian terdengar bunyi klik di atas sembilan kali, rem tangan rawan lolos atau sangat berpotensi mengalami rem blong saat tuas handrem ditarik.

Jika kondisi tersebut terjadi maka sebaiknya jangan menunggu terlalu lama dan menyepelekannya. Segera cek dan bawa ke bengkel untuk diperbaiki. Ini merupakan salah satu cara perawatan rem tromol mobil yang tak bisa dihiraukan begitu saja.

Atur Setelah Rem Tromol sesuai Standar

Di satu sisi, Anda juga harus melakukan pengaturan pada rem tromol sesuai dengan standar pabrikan agar bisa bekerja secara sempurna.

Salah satu tujuan menyetel rem tromol bukan tak lain sebagai upaya untuk menjaga efektivitas rem saat digunakan untuk mengerem, terutama saat parkir ditempat yang tidak datar.

Namun, Anda tidak disarankan melakukan setting rem tromol melalui console box. Bukan tanpa sebab mengingat setelah melalui konsol ini hasilnya tidak maksimal.

Apalagi, Anda juga tidak akan mengetahui kondisi ketebalan kampas rem pada bagian rodanya jika setelah dilakukan pada consol box. Jadi, meskipun lebih fleksibel dan ringkas namun hasil pemeriksaannya menjadi kurang maksimal.

Baca Juga   Deretan Mobil Mobil Era 30-an hingga 50-an yang Tetap Diproduksi Hingga Kini

Sehingga, lebih disarankan untuk melakukan penyetelan secara manual. Anda bisa melakukan setting yang tepat di bengkel mobil.

Selalu Rutin Bersihkan Rem Tromol

Kemudian, perawatan rem tromol mobil yang perlu Anda lakukan secara rutin adalah dengan selalu membersihkannya dari kotoran.

Karena, hal ini bertujuan untuk mencegah agar rem tromol tidak macet atau seret saat digunakan. Bahkan, bisa juga untuk menghindari rem tidak terbebas saat handrem sudah diturunkan atau roda tidak berputar padahal handrem sudah diturunkan.

Maka dari itu, selalu cek dan pastikan kebersihannya selalu terjaga. terutama saat musim hujan tiba mengingat berpotensi ada pasri lembut atau air hujan yang menempel di area rem tersebut yang membuatnya bisa seret.

Untuk membersihkan kotoran yang menempel pun cukup mudah. Anda hanya cukup membilasnya menggunakan air bersih dan lap atau sikat untuk membersihkan kotoran yang menempel di area rem tromol pada mobil tersebut.

Pastikan Tidak Ada Bau Hangus saat Dicek

Nah, hal lain yang tak bisa dilupakan dalam merawat rem tromol, Anda harus memastikan bahwa tidak ada tercium bau menyengat atau hangus.

Bila Anda menicum ada bau hangus, itu merupakan indikasi kuat bahwa ada kemungkinan minyak terbakar pada lingkar roda. Kondisi seperti ini tentu saja ditandai dengan adanya kebocoran pada sekitaran kaliper rem.

Maka dari itu selalu jaga kelembapan kampas rem secara rutin. Ganti jika sudah menginjak 25.000 Km. Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya gesekan dengan piringan rem yang menjadi pemicu panas pada area rem tromol mobil.

Cek Sepatu Rem

Jangan lupa untuk memeriksa bagian sepatu rem. Untuk melakukannya, Anda perlu melihat usia dari penggenaitan kampas rem.

Baca Juga   Guys, Ini Lho Motor Klasik yang Jadi Buruan Kolektor

Dengan kata lain, jika kampas rem sudah diganti sebanyak 4 kali (per 25.000 Km) maka sepatu rem juga harus diganti dengan yang baru.

Penggantian ini dimaksudkan untuk memaksimalkan performa rem tromol saat digunakan untuk mengendalikan laju mobil. Sehingga, kampas rem pun juga turut menjadi lebih maksimal dalam memainkan perannya.

Beban yang diterima sepatu rem ini sebenarnya tidak terlalu besar dibandingkan kampas rem yang harus diganti ketika sudah menginjak jarak 25.000 Km. Dengan demikian, sepatu rem tetap akan terjaga kondisinya bila kampas rem selalu diganti secara teratur.

Bila menilik beberapa tips merawat rem tromol pada mobil di atas, sebenarnya tidak ada yang sulit untuk dilakukan mengingat hanya melakukan beberapa pengecekan saja.

Meski begitu adanya namun bila hal ini diabaikan maka kondisi rem tromol pada mobil akan mengalami penurunan performa. Bahkan, lebih parahnya lagi akan membuat kondisinya jauh lebih buruk dan bisa memicu rem blong.

Bila dibiarkan maka potensi kecelakaan menjadi lebih besar sehingga angka keselamatan pun akan menurun. Dengan demikian, pengecekan rutin, terutama pada kampas rem dan rembesan minyak adalah hal wajib untuk menjaga performanya agar rem tromol mobil bisa beroperasi secara maksimal.

Nah, kiranya sampai di sini dulu ulasan dari Mas Sena terkait dengan perawatan rutin pada rem tromol mobil. ***

  • Share