WhatsApp Kamu Disadap? Ini Ciri & Cara Mengatasinya

  • Share

WHATS APP sebagaimana diketahui, saat ini menjadi aplikasi chatting yang paling banyak digunakan dan dipilih oleh beragam kalangan, mulai pekerja, pelajar, hingga masyarakat umum.

Sayangnya, lantaran populer, banyaknya peminat aplikasi ini menjadi sasaran baru bagi penjahat siber untuk jadi korban penyadapan sehingga tidak mengakses lagi akun WhatsApp.

Ada banyak cara untuk membajak atau menyadap WhatsApp. Mulai dari menggunakan aplikasi pihak ketiga hingga menggunakan malware, dan yang tercanggih ada spyware Pegasus milik perusahaan Israel NSO Group yang memata-matai perangkat kepala negara dan pemimpin dunia.

Beberapa waktu lalu, Tim Siber Mabes Polri (Direktorat Tindak Pidana Siber) pernah membagikan tanda-tanda akun WhatsApp yang kena bajak dalam unggahannya di media sosial.

Pertama, One Time Password (OTP) yang merupakan 6 digit nomor otentifikasi yang dikirimkan WhatsApp kepada pengguna.

OTP akan dikirimkan melalui pesan singkat SMS ke nomor pengguna. Jika kode OTP jatuh ke pihak lain, maka pemilik akun kehilangan akses ke akun WhatsApp tersebut.

Kedua, akun kamu tiba-tiba logout alias keluar sendiri.

WhatsApp memang telah memiliki fitur Multidevice yang memungkinkan satu akun digunakan di banyak perangkat. Namun ini masih bersifat beta dan mungkin tidak semua pengguna mengaktifkan. Jika tiba-tiba logout itu artinya ada yang menggunakan akun WhatsApp kamu di perangkat lain.

Ketiga, pesan kamu telah dibaca dengan sendirinya. Saat pesan kamu belum dibaca dan tiba-tiba sudah bercentang biru alias sudah dibaca, ada kemungkinan besar akun WhatsApp telah dibajak dan disadap.

Keempat, pesan terkirim tanpa pengetahuanmu. Jika kamu merasa tidak pernah mengirim pesan kepada orang yang bersangkutan, maka patut dicurigai seseorang telah meretas akun WhatsApp kamu.

Baca Juga   Sinyal Ponsel Anda Payah? Perkuat dengan 5 Aplikasi Ini

Selain itu Siber Polri beberapa waktu lalu juga membeberkan cara untuk menyulitkan langkah para penjahat dalam meretas akun Whatsapp. Yakni dengan mengaktifkan fitur two step verification di WhatsApp.

Dengan cara ini, para penipu akan sulit mengakses akun WhatsApp, sebab tidak mengetahui PIN dalam two step verification.

Berikut cara untuk mengaktifkan two step verification:

  • Klik ikon titik tiga di bagian kanan atas aplikasi WhatsApp smartphone.
  • Pilih menu Settings.
  • Berikutnya menuju ke menu Account.
  • Pilih two step verification.
  • WhatsApp akan meminta untuk menggunakan PIN saat mengaktifkan fitur ini. Klik tombol enable untuk mengaktifkannya.
  • Buat PIN yakni dengan memasukkan enam digit angka sesuai dengan yang diinginkan.
  • Selanjutnya WhatsApp akan meminta memasukkan alamat email. Nantinya email akan terintegrasi dengan akun WhatsApp apabila ke depannya ingin mengganti PIN.
  • Selesai, fitur two step verification sudah berhasil dipasang. ***
  • Share